CashFlowKu+ lahir dari frustasi sederhana โ kenapa app keuangan bagus selalu bahasa Inggris, mahal, atau penuh iklan? Padahal kita semua butuh tools yang ngerti context lokal.
2025, gua (Khairy) capek liat banyak temen โ terutama Gen Z & pelaku UMKM โ yang gak punya kontrol atas keuangan mereka. Bukan karena males, tapi karena tools-nya gak ada yang pas.
App keuangan luar negeri (Mint, YNAB, Monarch) mahal & gak ada bahasa Indonesia. Yang lokal kebanyakan penuh iklan & jual data ke fintech.
Jadi gua bikin CashFlowKu+: gratis selamanya buat fitur dasar, bahasa Indonesia casual gua/lo, no iklan, no jual data, fitur lengkap (transaksi, budget, goals, investasi, AI advisor, mode UMKM).
Catat transaksi, budget, goals, AI 5x/hari โ semua selamanya gratis. Premium opsional buat power user.
Data lo cuma lo yang bisa lihat. Gak ada iklan tracking, gak jual data ke fintech atau bank.
Bahasa Indonesia natural (gua/lo), Rupiah default, kategori UMKM lokal (warung, sembako, dll).
Internet putus? App tetep jalan. Sync otomatis pas online lagi.
Mahasiswa & solo dev Indonesia. Bikin CashFlowKu+ part-time setelah jam kuliah. DM gua kalau punya saran fitur atau nemu bug โ semua direspon!
Buat yang penasaran (anak dev welcome diskusi):
โข Frontend: Vanilla HTML/CSS/JS (PWA)
โข Backend: Supabase (PostgreSQL + Auth + Storage)
โข Hosting: Cloudflare Pages (edge global)
โข AI: Groq Llama 3.3 70B + Gemini Vision
โข Email: Resend
โข Analytics: Cloudflare Web Analytics (privacy-friendly)